Friday, August 25, 2023

Mengatasi Kipas Radiator Honda Civic FD 2006 Mati

 


Baru beberapa bulan yang lalu, saya akhirnya memustuskan untuk meminang sebuah sedan yang sangat JDM ( Japan Domestic Market) yaitu sebuah Honda Civic FD. 

Beberapa waktu setelah melakukan pembelian saya langsung melakukan Gerenal Check Up ke dealer resmi Honda, waktu itu HONDA BINTANG Solo Baru. Hasil dari pengecekan unit berjalan baik dan lancar, dan saya mendapati unit kendaraan yang kondisi masih baik.



Lalu setelah beberapa bulan berlalu saat nya untuk melakukan service berkala, yang saya lakukan adalah mengganti oli serta melakukan pengecekan mobil di bengkel langganan.

Namun setelah sepulang dari service berkala saya mendapati bahwa ada yang aneh dengan mobil ini, yaitu suara kipas mesin terdengar lebih halus. Kemudian saya cek dengan menyalakan AC, dan ternyata benar, kipas radiator sebelah penumpang tidak berputar.

Tetapi anehnya, suhu mesin tidak menunjukkan kenaikan yang signifikan yang mengindikasikan akan terjadi overheating. Lalu dengan sedikit agak panik, akhirnya saya menyimpulkan bahwa dinamo kipas tersebut mungkin sudah aus, sehingga rusak dan mati.

Tanpa pikir panjang akhirnya saya membongkar kipas radiator yang ternyata sedikit membonkar frame bagian atas.

Setelah saya bongkar, saya sudah mempunyai rencana untk mengganti dinamo yang telah rusak tersebu melalui online marketplace, tetapi saya tunda terlebih dahulu, sembari mengecek kondisi dinamo tersebut. 

Setelah saya cek ke bengkel service dinamo ternyata dinamo tidak mengalami kerusakan, dan dapat berputar dengan sempurna. Ongkos service pun tidak terlalu mahal Rp. 15.000.

Kemudian saya pasang kembali ke mobil, setelah terpasang dan menghidupkan mesin serta menyalakan mesin, ternyata kipas juga tidak berputar.

Wah, ada masalah apa sebetulnya?

Lalu dengan langkah pasti akhirnya saya memutuskan untuk ke bengkel mesin untuk memeriksa kondisi mobil saya. Karena ada juga kemungkinan yang terjadi kerusakan adalah sensor temperatur dan perlu melakukan penggantian,

Sesampainya di bengkel, ternyata sensor tidak mengalami kerusakan, dan ketika suhu tinggi, kipas menyala dengan baik.

Lalu dari pihak Bengkel menyarankan untuk ke bengkel AC karena berhubungan dengan kipas AC.

Sesampainya di bengkel langganan AC, yaitu PRATAMA AC Wonogiri, pihak bengkel melakukan pengecekan sensor-sensor yang berhubungan dengan AC namun tidak juga mendapati bagian yang mengalami kerusakan.

Akhirnya disarankan untuk melakukan pengecetak secara menyeluruh via scan komputer.

Dirujuklah ke bengkel AFIF untuk melakukan scan.

Dari bengkel tersebut setelah dilakukan pengecekan, dari sistem ECU sudah memerintahkan sinyal untuk menyalakan kipas, tetapi tidak dapat di eksekusi, kemudian dilakukan pengecekan pada kota sekring dan relay, dan ternyata ketemu masalahnya, ada satu bagian relay yang mengatur kipas yang mengalami kerusakan, jadi selama ini yang dilakukan oleh beberapa bengkel hanya mengecek arus yang ada pada box sekring / relay, tanpa mengecek apakah relay berfungsi dengan maksimal atau sudah mengalami kerusakan.

Setelah dilakukan pergantian relay, kipas dapat berputar dengan normal. 

Mengapa hal kipas tersebut menjadi perhatian saya, karena saya pernah mengalami overheat pada mesin hanya gara-gara salah satu kipas pada mesin tidak menyala, dan ketika mengalami overheat banyak part yang mengalami kerusakan, antara lain radiator jebol, atah bahkan piston memuai hingga mesin tiba-tiba berhenti karena terbakar.

Oleh karena itu, setiap melakukan pengecekan kendaraan, jangan lupa untk memperhatikan bagian ini.

Seperti itulah pengalaman yang saya alami. Terima kasih.

Oh iya, harga relay tidak terlalu mahal berkisar antara Rp. 40.000 hingga Rp.100.000 an. tergantung merek. 


Monday, January 30, 2017

Cat Mobil Sendiri

Trik dan Cara Mengecat mobil sendiri

Terjadi kecelakaan pada saya, yaitu bumper depan mobil saya sebelah kanan terserempet oleh sebuah mobil niaga pickup menggunakan box.

Kejadiannya ketika saya melintas di sebuah perempatan, tiba-tiba dari perempatan sebelah kiri melintas dihadapan saya tanpa mengurangi kecetapan ataupun memberitahu lewat klakson mobil sehingga tabrakan bisa terhindari. Namun ternyata tidak demikian, walau sebelum memasuki persimpangan jalan tersebut saya sudah membunyikan klakson beberapa kali namun kendaraan dari sebelah kiri tetap melintas. Akhirnya berhasil menyerempet bumper saya.

Hasilnya adalah seperti ini


Bumper Depan - Your Blogs

Bumper mengalami goresan yang cukup dalam di bawah lampu depan. Cat terkelupas dan body tergores cukup tajam. Beberapa bagian cat pada bumper mengalami retak rambut.

Untungya tidak ada bagian bumper yang pecah, sehingga perbaikan yang akan dilakukan adalah pada perbaikan cat saja.

Akhirnya saya memutuskan untuk berseksperimen untuk mengecat mobil sendiri. Sebetulnya mengecat mobil bukanlah perkara yang sulit, yang anda butuhkan ketelitian dan kesabaran. Serta tidak ada ketrampilan khusus untuk dapat melakukannya.

Baik, berikut ini adalah alat dan bahan yang akan digunakan.
  1. Amplas halus no 1200 dan 1600 harga IDR 3.000 dan IDR 6.000
  2. Dempul plastik IDR 11.000
  3. Cat semprot kaleng warna hitam IDR 30.000
  4. Cat semprot kaleng warna clear IDR 30.000
  5. Compound cat IDR 10.000
  6. Alat poles 
    • Mesin bor ( ada )
    • Polish Pad IDR 6.000
    • Busa Polisher IDR IDR 6.000
Total adalah IDR 92.000

Alat dan Bahan - Your Blogs

Langkah I

Bersihkan area yang akan kita cat ulang, kemudian amplas sehingga goresan kasar tersebut menjadi halus. Lalu lindungi bangian yang tidak ingin terkena amplas maupun cat.



Setelah diamplas halus persiapkan dempul dan mulai menempelkan dempul pada bagian yang tergores dalam.




Biarkan dempul kering selama 30 menit sesuai petunjuk. Sebaiknya mendempul pada kondusi cuaca panas, sehingga dempul benar benar kering dan keras.

Setelah kering lalu amplas bagian yang didemput tadi menggunakan amplas 1.200 menggunakan air. 

Lepaskan isolase kertas yang menutupi, lalu mulai amplas hingga halus rata dengan permukaan bumper.

Setelah benar-benar halus dan rata kemudian bersihkan dari sisa-sisa kikisan dempul. Lalu mulai menutubi bagian mobil yang tidak ingin tercat mobil menggunakan penutup koran atau kertas atau istilahnya warping. Terutama di bagian lampu agar tidak tersemprot cat.

Kemudian cat bagian yang  telah diamplas dan didempul tadi. Cukup lapisan tipis saya untuk mengisi pori-pori bumper. Tunggu hingga 10 menit untuk setiap lampisan. 

Setelah tertutup sempurna dengan cat baru, lakukan pengecatan cat clear untuk melindungi cat dasar dan pengkilap dari cat.

Setelah seluruh proses pengecatan selesai, lepaskan wraping, Anda pasti akan menemui sambungan yang tidak rata antara cat lama dengan cat baru.

Yang perlu anda lakukan adalah mempolesnya sehingga sambungan tersebut menyatu.

Gunakan amplas paling halus untuk merapikan cat, tentu saja engan manggunakan amplas akan mengkikis lapisan clear yang telah kita semprotkan.

lalu setelah diamplas, gunakan compound cat untuk menhaluskan cat, dengan bantuan mesih polisher. Kebetulan saya menggunakn mesin bor. 

Proses inilah yang membutuhkan ketelitian dan kesabaran tingkat tinggi sehingga cat baru menjadi sangat mengkilap dan menyatu denga cat lama.

Setelah itu selesai.


Cat mobil kembali seperti semula.

Begitulah pengalaman saya mengecat mobil sendiri.







Thursday, June 2, 2016

Cat Velg Mobil Menggunakan Cat Lapis Karet

Pernahkah anda merasa bosan dengan warna cat velg anda? Velg standard pada umumnya di cat dengan warna yang netral yang tidak terlalu mencolok dengan warna cat body. Biasanya warna standard yang digunakan adalah warna silver. Memang warna ini adalah warna yang paling aman bila dipadukan dengan warna lainnya. Tentu saja bagi beberapa produsen automobile ini dapat menjadi penghematan serta menambah efisiensi untuk produksi kendaraanya. Namun ada juga beberapa produsen Automobile yang memberikan warna yang kontras untuk beberapa unit kendaraannya. Misalnya yang dapat anda lihat Toyota Fortuner TRD menggunakan velg warna yang gelap, yaitu silverstode dengan warna body hitam. Cukup menarik menurut saya, karena membuat tampilannya menjadi lebih gagah dan cenderung menampilkan kesan Sangar. 

Lalu bagaimana bila kita adalah orang yang mudah sekali bosan, dan suka untuk berekperimen dengan warna tanpa anda perlu repot bila sering berubah-ubah warna velg? Jawabanya mudah, menggunakan cat karet yang dapat dikelupas. Cat ini merupakan cat semprot menggunakan aerosol yang dapat diaplikasikan di berbagai media. Anda bisa mengaplikasikan pada velg, chrome, kaca bahkan keseluruhan body mobil. Keunggulan dari tipe cat ini adalah cat ini tidak merusak warna asli. Tidak seperti sticker yang meninggalkan residu beruba lem yang sulit untuk dibersihkan. Bila kamu bosan, kamu bisa mengelupasnya dengan mudah seperti mengelupas karet, dan tidak akan meninggalkan bekas apapun. 

Beberapa merek produk ini adalah PlastiDip dan Carlas. PlastiDip merupakan produsen yang pertama kali mencetuskan jenis cat ini. Namun menurut saya harganya terlalu mahal buat saya. Bila saya membeli 1 kaleng PlastiDip, bisa menebus 2 botol cat Carlas. Padahal hasil cat yang dihasilkan hampir sama. Mungkin karena PlastiDip untuk saat ini masih diimport langsung dari negeri paman Sam.

Berikut ini akan saya sharingkan cara aplikasi cat pada velg OEM. Oh iya, untuk 1 kaleng cat Carlas ini berisi 400 ml, sehingga bila untuk diaplikasikan kepada keempat velg, membutuhkan 2 kaleng dengan 3 lapis cat pada setiap velg, itupun masih ada sisa 150ml di kaleng ke dua, cukup irit bukan?

1. Siapkan velg yang ingin dicat. Kamu dapat melepasnya atau langsung diaplikasikan ketika menempel di mobil. Namun cara tersebut tidak saya rekomendasikan, karena hasil cat kurang sempurna, karena kita tidak bisa mengontrol dari segala sudut velg. Sebaikny anda lepas terlebih dahulu velgnya.

2. Siapkan potongan kerta karton. Tutupi ban anda menggunakan kertas karton yang cukup kaku, supaya mudah diselipkan antara velg dan ban. Memang sebetulnya kita dapat langsung menyemportkan cat nya tanpa harus menutupi ban lalu kita kelupas cat yang menempel di ban, namun setelah saya praktikan cara tersebut kurang efisien, dan menyita cukup waktu untuk mengelupas cat yang ada di ban. Maka sebaiknya tutupi saya, supaya lebih cepat pengerjaannya.

3. Aplikasikan cat, seprotlah cat dengan lapisan tipis pada awalnya. Tunggu sekitar 15 menit untuk lapisan kedua. Lakukan hal tersebut sampai 3 lapisan cat.
















4. Setelah selesai dengan 3 lapis cat. Lepaskan penutup cat pada Ban.
















5. Selesai, pasang ban yang sudah di cat pada kendaraan.
















Lakukan hal yang sama untuk velg yang lainnya. Pada gambar berikut ini menjadi bukti bahwa cat dapat dikelupas dengan mudah. Pada gambar tersebut saya langsung mengaplikasikan cat tanpa menggunakan kertas untuk menutup ban.




















Beberapa tips yang dapat saya bagikan, yaitu:
1. Cat ini tahan terhadap seprotan steam pada cucian mobil.
2. Jangan kuatir bila anda membersihkan velg anda dengan sikat, tentu saja menggunakan sikat yang tidak terlalu kaku.
3. Cat ini tahan terhadap bebatuan kerikil, jadi jangan kuatir untuk melepati daerah berpasir.
4. Bila bagian cat ada yang terkelupas, maka dengan mudah akan mengelupas pada bagian lain. Jadi misalnya bagian cat ada yang luka terkena benda tajam, lalu disemprot dengan steam, maka cat akan mudah sekali terkelupas.
5. Bila kamu bosan, dapat dikelupas dengan mudah.
6. Cat ini dapat diaplikasikan pada chrome mobil kita, misalkan anda bosan dengan tampilan chrome emblem mobil, anda bisa langsung mengecatnya, lalu kelupas pada bagian yang menempel di body mobil.

Sekian dahulu untuk share tentang rubber paint. Oh iya, harga 1 kaleng cat Carlas 400 ml berkisar di antara Rp 70.000 - Rp. 90.000 tergantung dari sellernya. Bisa anda beli di situs online seperti BukaLapak atau Tokopedia. Terima kasih.


Image Copyright : Petrus Catur Kurniawan
Writer : Albertus Wibisono


Thursday, April 14, 2016

Ban mobil bocor terkena paku


Akhirnya kejadian ini menimpa saya. Pernahkah anda mengalami ban bocor di tengah penjalanan anda? Tentu saja hal ini adalah kejadian yang biasa terjadi dijalan. Buktinya masih banyaknya dan masih eksisnya penambal ban yang ada di pinggiran jalan di perkotaan maupun di pedesaan.

Kejadiannya seperti ini. Beberapa hari yang lalu saya dan istri beserta anak berpergian ke luar kota untuk menjengguk rekan kantor yang dirawat di rumah sakit. Dalam perjalanan tidak terjadi apa-apa bahkan selama perjalanan sangatlah lancar. Jalan yang kami lalui tidaklah seperti biasanya, ramai padat dengan hiruk pikuk lalu lalang orang di jalan, namun siang tersebut sangatlah lenggang.

Setelah sampai ditujuan dan memakirkan mobil kami, barulah kami bergegas ke bagian informasi rumah sakit untuk mencari informasi tentang lokasi gedung dimana rekan sekantor kami di rawat. Setelah mendapat informasi ternyata untuk menuju ruang yang telah disebutkan memaksa kami untuk berpindah area parkir. Lalu kami memindahkan mobil kami menuju area parkir yang telah ditentukan. Sewaktu hendak menuju lokasi parkir tadi saya melewati jalur parkir yang didekatnya sedang dilakukan renovasi gedung. Dari situ saya tidak mendapat firasat yang buruk atau mencoba menghindar melalui rute yang lain.

Setelah sekitar satu jam lamanya kami menjenguk rekan kami, akhirnya kami memutuskan untuk pamit pulang. Begitu sampai di lokasi tempat kami memarkir kendaraan, saya sedikit syok, mendapati ban mobil bagian belakang kanan sudah kempes tanpa ada tekanan sama sekali. Langsung dengan respon cepat, saya harus segera mengganti ban yang bocor tersebut dengan ban cadangan dan akan lama dan mahal bila menggunakan jasa derek kendaraan.

Oke tanpa basa basi akhirnya saya membongkar ban yang kempes tadi. Lalu masalah selanjutnya muncul. Dongkrak yang saya miliki tidak memiliki tuas untuk memutar dan mengangkat mobil. Memang sebelumnya saya pernah membongkar ban mobil menggunakan dongkrak tersebut, namun posisinya waktu itu adalah di rumah. Ada banyak alat yang saya bisa manfaatnyak sebagai tuas dongkrak. Sebetulnya saya pernah ada angan-angan untuk membuat tuas dongkrak tersebut dengan memesannya di bengkel las. Namun niat tersebut hanya sebatas niat, belum terlaksana. Alhasil saya harus menjadi McGyver. Untungnya ada kunci setir yang biasa saya gunakan untuk menggembok setir mobil. Dengan modal McGyver saya memanfaatkan kunci setir tersebut sebagai tuas untuk memutar dongkrak. Kebetulan dongkrang yang saya gunakan adalah dongkrak ulir yang merupakan bawaan standart dari produsen mobil saya.

Dngkrak Ulir

Setelah terdongkrak dengan baik walaupun membutuhkan usaha yang tidak mudah akhirnya saya melepaskan ban mobil yang kempes dengan ban cadangan. Setelah selesai menggantinya saya langsung berbegas menuju bengkel tambal ban terdekat untuk menambal dan menggunakannya lagi. Padahal ban cadangan yang saya miliki merupakan ban yang sama dengan keempat ban yang menempel di mobil saya. Mengapa saya bergegas menggantinya? Karena saya mementingkan kenyamanan dan keamanan berkendara saya. Alasannya adalah dalam pengaturan kaki-kaki mobil terutama ban melalui proses spooring dan balancing. Keempat roda yang menampel pada mobil sudah melalui tahap tersebut dan sudah di setting sedemikian sehingga sehingga akan bekerja secara maksimal pada kaki-kaki mobil. Sedangkan ban cadangan tidak pernah saya lakukan spooring maupun balancing. Jadi yang saya rasakan ketika mengendarainya adalah ada agak sedikit kurang mulus ketika ban cadangan menggelinding. Mungkin disebabkan oleh ketebalan ban yang berbeda antara kiri dan kanan, ban cadangan tentunya masih utuh dan tebal, sendangkan ban yang satunya sudah agak tipis. Ini membuat saya khawatir bila terjadi kerusakan atau dapat membahayakan keselamatan berkendara. Karena biasanya posisi gravity center kendaraan akan berubah ke satu sisi karena ketidaksamaan keteblan ban sehingga membuat saya khawatir. Walau sebetulnya tidak akan banyak mempengaruhi dalam berkendara, karena yang mempunyai pengaruh yang besar adalah andil dari ban depan mobil. Karena ban depan adalah kunci dari manufer serta kendali dalam laju mobil. Kebetulan mobil saya adalah penggerak roda depan sehingga pengaruhnya sangat besar.

Sebetulnya untuk menghindari terjadinya kebocoran ban dapat kita atasi dengan mudah. Pernahkan anda membaca atau bahkan mendengar ada cairan khusus yang dimasukkan kedalam ban mobil tubeless kita untuk menghindari kebocoran. Cara kerjanya adalah cairan yang bentuknya seperti gel tersebut akan menyumbat lubang yang ada di ban. Sehingga misal ban mobil kita terkena paku, tinggal kita mencabutnya, otomatis karena tekanan ban yang tinggi akan memaksa udara keluar. Melalui keluarnya udara ini, cairan tersebut juga akan terdorong keluar dan menyumbat kebocoran. Sehingga yang terjadi adalah ban tidak akan benar-benar kempis melainya hanya berkurang tekanannya. Oleh karena ini anda masih dapat berjalan beberapa kilometer untuk menambah tekanan ban mobil anda. Tentu saja hal ini sangat praktis, sehingga anda tidak perlu panik mendapati ban kita bocor dan susah payah untuk menggantinya. Hal ini juga bertujuan pada keselamatan, sehingga ban mobil tidak akan tiba-tiba kempis ketika kita melaju dengan kecepatan tinggi di jalan, yang tentunya mengurangi resiko kecelakaan.

Oleh karena itu, mulai sekarang keempat ban mobil saya sudah diberi cairan tersebut. Supaya dapat membuat saya lebih tenang dalam berkendara. Saya juga sempat membaca bahwa cairan ini tidak hanya untuk kendaraan roda empat, tetapi dapat juga diterapkan untuk kendaraan roda 2. Namun tentu saja ada kriteria tertentu, seperti ban harus tubless, lobang pada ban tidak melebihi yang sudah dianjurkan, dan lain sebagainya sehingga pemakaiannya akan efisien.

Wednesday, April 6, 2016

Hella Premium Wiper Blade Mantab


Setelah beberapa saat lalu saya mengganti wiper blade saya menggunakan merk Hell* hasilnya adalah dari poit 1 sampai 10 saya memberi nilai 8.
Yup, memang pantas wiper ini mendapatkan nilai 7,5. Selain harganya yang terjangkau yaitu Rp. 75.000 hasil sapuan dari wiper ini sungguh memuaskan. Untuk konsisi hujan deras sekalipun wiper ini sanggup bekerja dengan baik. Menghapus titik-titik air dengan nyaris sempurna. 

Kemudian bagaimana penggunaan pada malam hari. Setelah beberapa kali menggunakan wiper dari berbagai jenis maupun berbagai merk. Pada umumnya mereka bekerja dengan baik pada kondisi hujan pada siang hari. Tetapi ketika malam hari tiba keadaan menjadi berubah. Selain dipengaruhi oleh kondisi cahaya yang minim sehingga walau setipis apa titik-titik air akan sangat menggangu pandangan karena sorotan cahaya dari lawan arah. Maka akan menghasilkan bayangan air. Semakin buruk sapuan sebuah wiper akan semakin jelas bayangan air di kaca mobil. Selain itu dipengurhi juga oleh suhu udara. Semakin dingin suhu udara di luar maka semakin besar potensi air di kaca mobil memjadi embun. Memang penggunaan AC sangat membantu, namun hal yang sering terjadi adalah suhu di dalam kabin mobil lebih dingin dibanding dengan suhu di luar. Sehingga potensi embun di kaca mobil semakin tinggi. Bila wiper anda tidak bekerja menyapu air secara maksimal dan menyisakan titik-titik air di kaca mobil, maka embun akan semakin banyak dan susah untuk menguap karena terpaan angin. Namun bila wiper mobil anda menyapunya dengan bersih dan titik-titik air sangatlah sedikit bahkan hampir tidak ada, maka embun akan cepat hilang dan menguap. Sehingga kaca akan selalu bersih dari embun.

Hell* premium wiper blade sangat baik ketika bekerja pada malam hari. Sapuannya sungguh bersih. Tidak seperti wiper yang saya pakai sebelumnya. 
Jadi tidak rugi saya membeli dan mengaplikasikannya di mobil saya. Harga murah, sapuan bersih, dan ringan. Hanya saja model dari wiper blade ini masih kuno, masih menggunakan batang besi untuk rangkanya.

Namun ternyata wiper ini bukanlah yang terbaik. Yang terbaik adalah merk B*sch. Waw, ternyata ada yang lebih baik. Setelah saya selidiki memang harganya lebih mahal. Saya belum pernah mencobanya. Mungkin nanti setelah wiper yang saya pakai sekarang ini expired, baru saya ganti.

Oke itulah pengalaman saya menggunakan dan mencoba wiper blade merk Hell*. Terima kasih.

Thursday, March 31, 2016

DIY Pasang Wiper Blade Mobil

Halo sobat, beberapa bulan ini saya telah menggunakan beberapa macam dan tipe wiper blade untuk mobil. Maklum bulan-bulan ini adalah bulan dengan curah hujan yang tinggi. Hampir setiap sore hujan mengguyur kota kami. Sehingga perlu performa wiper blade yang baik untuk visibilitas yang baik. Karena visibilitas dalam berkendara merupakan faktur utama dalam berkendara. Bila anda berkendara pada cuaca buruk dan visibilitas anda terganggu karena hujan maupun sapuan wiper yang kurang sempurna dapat mengancam keselamatan berkendara. Maka dari itu, jangan sepelekan masalah tersebut.
Baik, sebelumnya saya akan bercerita mengenai kronologisnya. Sekitar awal bulan Desember saya memutuskan untuk mengganti wiper, dikarenakan adalah usia pakai wiper sudah melebihi batas, akibatnya sapuannya kurang maksimal, dan juga karet yang sudah mengeras sehingga tidak bisa fleksibel di atas permukaan kaca. Wiper yang saya pakai sebelumnya adalah merk Kan*bo frameless wiper blade. Semula saya ingin mengganti wiper dengan merk yang sama, namun ketersediaan barang dari merk ini sangat minim. Hampir di setiap toko assesoris mobil di kota ini telah saya kunjungi, namun hasilnya nihil. Memang pada masa sebelumnya produk ini sungguh boom, namun banyak yang meninggalkannya karena persaingan harga dan kualitas. Oke akhirnya saya memutuskan untuk menggantinya dengan produk yang tidak bermerk namun frameless, harganya cukup terjangkau Rp 90.000 per set, dibandingkan dengan merk Kan*bo yang mencapai harga Rp. 250.000 per set. Hasilnya waduh sangat mengecewakan, Pada hari pertama melibas hujan, wiper cukup baik untuk menyapu air. Tetapi setelah satu mingguan, mulai payah, sapuannya benar-benar tidak bersih, meninggalkan bekas air di kaca, sehingga visibilitas terganggu. Cukup 2 minggu saja saya menggunakan wiper ini, setelah itu saya menggantinya dengan merk yang lain, maksud saya yang ada merk nya, hahahah. Oke yang kedua, masih menggunakan wiper frameless milik Mo*n. Harganya Rp 90.000 per pcs, jadi untuk 1 set saya memerlukan 2 pcs. Cukup mengorek kantong dengan total pembelian Rp. 180.000. Hasilnya cukup lumayan, saya memakainya hingga minggu kemarin dari bulan Desember. Namun masalah muncul kembali, ketika melibas hujan pada siang hari, wiper akan bekerja maksimal, tetapi bila malam tiba, sungguh memprihatinkan. Wiper tidak bisa menyapu dengan maksimal alias meninggalkan jejak seperti embun sehingga membutuhkan waktu kurang lebih 2 detik agar embun hilang. Namun tetap saja menggangu, karena ketika wiper menyapu dengan kecepatan tinggi akan menghasilkan embun yang cukup banyak, sehingga menggangu pandangan pengemudi. Ini dia penampakan wiper Merk Mo*n yang saya gunakan sebelumnya.


Akhirnya saya memutuskan untuk menggantinya lagi. Tetapi sebelum membeli, saya berusaha untuk mencari informasi mengenai wiper yang relevan yang sudah terbukti ketangguhannya. Dan pilihan tersebut jatuh kepada Hel*a Premium Wiper Blade.


Menurut review yang saya baca, wiper ini adalah wiper yang digunakan oleh beberapa manufaktur mobil sebagai wiper OEM, atau wiper yang digunakan untuk standart pabrik mereka. Beberapa merk mobil yang menggunakn wiper ini antara lain Toyota, Honda dan Suzuki. Mereka menggunakan wiper ini untuk standard bawaan mobil mereka.

Oke saatnya memasang wiper blade. Pertama lepas dahulu wiper yang lama. Tangkai wiper yang akan saya peragakan menggunakan tangkai model Hook. Walaupun wiper ini sudah support dengan model hook, model bayonet arm, dan pin arm. 

Langkah 1 :
Lepaskan wiper lama, sehingga terlihat seperti gambar di bawah ini.

Langkah 2 :
Perhatikan baik baik pada wiper yang akan anda pasang, pada baian hook arm, pastinya ada pin pengunci ketika kita kaitkan pada wiper blade. Sehingga jangan terbalik memasangkannya.

Langkah 3 :
Masukkan tangkai hook nya ke wiper blade, Sehingga posisi nya adalah seperti gambar berikut:
Langkah 4 :
Kaitkan hook, lalu tarik wiper blade ke arah berlawanan sehingga hook mengunci pada wiper blade, pastikan pin penguncinya terpasang dengan pas.

Selesai, wiper blade sudah terpasang pada tangkainya. By the way, untuk harga satu set wiper blade ini cukup mengkorek uang sebesar Rp. 75.000, cukup terjangkau bukan ?

Baik itu saya yang dapat saya share kan kepada sobat pembaca. Selamat mencoba.
Terima kasih.

Monday, March 28, 2016

Mata Bor Kayu jenis Kipas dan Hole saw

Mungkin sobat ada yang tertarik di dunia pertukangan? Mungkin suka dengan seni pertukangan kayu? Oke saya akan bahas mengenai review bor kayu menggunakan bor mesin.  Ada beberapa pilihan untuk membuat lobang yang cukup besar menggunakan bor.

Berikut akan saya sampaikan review mengenai pengalaman saya menggunakan 2 jenis mata bor yang berbeda ini.

1. Bor Kipas
Mata bor ini cukup umum ditemui di beberapa toko besi untuk pertukangan kayu. Harganya yang cukup terjangkau dan kualitasnya yang cukup lumanyan baik. Berikut penambakan mata bor kipas. 
Ujungnya meruncing dan ada bagian yang seperti kipas, fungsinya adalah mengkikis kayu dengan kecepatan tinggi sehingga menghasilkan lobang sesuai ukuran lebar dari mata bor tersebut. Tolok ukuran dari bor ini adalah diameter, sehingga bila mana ada bor kipas yang bertuliskan 12 di ujungnya, berarti bor ini akan melobangi kayu sebesar 12 mm. Ukurannya seperti anda lihat di gambar mulai dari 10, 12, 16, 19, 20 dan paling besar 25 mm. 

Beberapa hal yang perlu diketahui ketika menggunakan mata bor ini adalah, sebaiknya gunakan putaran yang paling tinggi ketika anda menggunakan bor. Karena bila menggunakan putaran yang rendah akan tidak maksimal, serta getaran yang dihasilkan lebih kuat. Pastikan anda memegan bor anda dengan kuat dan kaku, karena sifat ujung mata bor yang pipih membuat getaran pada mesin bor sungguh kuat, anda harus memegangnya erat-erat agar bor tidak goyah, sehingga menghasilkan bulatan yang rapi. 

Selain ukurannya yang banyak dan harganya yang murah, mata bor jenis ini mempunyai kelemahan yang menurut saya sangat penting. Untuk permukaan material yang dilubangi menggunakan mata bor ini cukup rapi, namun bagian yang tertembus disebaliknya tidak akan semulus lubang di depan. Pada bagian belakang pasti akan pecah dan tidak menghasilkan lubang yang rapi. Sehingga tidak direkomendasikan untuk melubangi kayu atau papan yang menginginkan hasil yang rapi di kedua sisi. Mata bor ini biasanya digunakan untuk membuat lugang kunci pada daun pintu, atau lubang kunci pada daun jendela.

2. Hole Saw
Seperti namanya hole saw adalah gergaji yang digunakan untuk melobangi. Ciri khas dari mata bor ini bahwa dapat melubangi kayu dengan diameter yang besar. Berikut penambakan dari hole saw :
Diameter dari hole saw ini bermacam macam, dari mulai ukuran kecin 20 mm sampai yang paling besar hingga 100mm. Pada mata bor hole saw ini terdiri dari 2 bagian. Mata bor dan gergaji. Bagian yang melingkar seperti gergaji yang bundar dapat anda bongkar pasang dan diganti dengan ukuran yang berbeda, sedangkang mata bor yang ditengah adalah bor kayu pada umunya yang fungsinya sebagai poros putar ketika kita melubangi papan atau balok kayu. Kelebihan dari mata bor ini adalah lubang dari hasil pengeboran akan rapi dan mulus, karenan gerigi kayu akan memotong bangian dari material yang akan kita bor dengan halus karena mata bor nya yang kecil, sehingga mengasilkan potongan yang rapi. Mata bor ini tidak memerlukan kecepatan putar yang tinggi, karena mata gerigi yang kecil dan tajam membuatnya mudah untuk memotong. Serta getaran yang dihasilkan juga sangat minim. Selain kemudahan dan hasil yang baik dari mata bor ini ada beberapa kelemahan yaitu selain harganya relatif mahal, bor ini tidak bisa menembus papan atau balok kayu melebihi dari ukuran gergajinya. Seperti dilihat pada gambar, ada perbedaan diameter antara mata gergaji dengan bagian belakang mata gergaji, sehingga ketika ingin melubangi papan kayu yang cukup tebal harus dilubangi dari kedua sisi supaya berlubang. Namun ada beberapa jenis dari hole saw yang dapat melubangi papan atau balok kayu yang cukup tebal, seperti pada gambar berikut :
Gambar di atas masih termasuk hole saw, Bisa dilihat dari perbedaan hole saw yang pertama, bahwa yang kedua ini tidak memiliki perbedaan diameter antara mata gerigi dengan bagian belakan pada mata bor. Sehingga dapat menembus lubang dengan mulus.

Itu lah beberapa ulasan yang saya berikan berdasarkan pengalaman saya menggunakan kedua jenis mata bor untuk membuat lubang.
untuk note saja, harga pasaran untuk mata bor kipas berkisar Rp 35.000 sedangkan untuk mata bor hole saw di harga berkisar Rp. 50.000 - 120.000, untuk informasi saya memiliki mata bor hole saw ukuran 30mm seharga Rp. 80.000. Jadi pilihan ada di tangan anda, mana yang kira-kira cocok untuk pekerjaan anda.


Tuesday, March 15, 2016

Bengkel Mobil Rekomended di Wonogiri

Isi share aja dari pengalaman saya sewaktu harus mencari bengkel mobil yang paling murah baik dan jaminan mutu.

Oke awalnya sekitar 3 bulan yang lalu tiba-tiba si blacky nyendat-nyendat, ketika di gas, mobil menjadi tersendat-sendat. Pikiran mulai panik, maklum si blacky kelahiran tahun 2005, jadi bukan barang baru lagi.

Setelah beberapa hari mengemudi mobil yang ndut-ndutan akhirnya pada hari ke-2 mampirlah si blacky di bengkel terbesar se Wonogiri. Bengkel K*nang* (Maklum, waktu itu masih sibuk, ga bisa bebas waktunya ) . Ya, setelah di lakukan pemeriksaan akhirnya ditemukan permasalahannya yaitu busi mati dan berkarat. Untung bukan Koil yang rusak, bayangkan jika koil yang rusak, mahal sekali. Satu koil saja Rp 700.000 an.. kalo semuanya rusak, tinggal di kali 4 saja.

Akhirnya menurut rekomendasi dari bengkel tersebut harus dilakukan tune up, serta injector cleaning serta penggantian ke empat busi.

Biaya yang dikeluarkan :

1. Tune Up : 85.000
2. Injector Cleaning : 175.000
3. 4 busi @ 28.000 : 112.000

total : 372.000

Oke sip mantap, yah normal lah , harganya standard. Namun masalahya kembali muncul sekitar 3 hari yang lalu. Yup, mobil saya kembali ndut-ndut an. Pertanyaan besar adalah, ada apa lagi ini? Padahal minggu sebelumnya baru aja ganti oli dan belum ada 10000 Km untuk tune up.

Akhirnya saya bawa ke bengkel yang direkomendasikan oleh salah satu kerabat saya. Saya langsung meluncur ke bengkel B*ntang Motor, alamatnya di Jl Ahmad Yani. Oke setelah masuk saya ceritakan kronologis yang terjadi pada pada si Blacky. Akhirya setelah kurang lebih 90 Menit si montir keluar dan mengatakan bahwa sudah selesai. Kemudian saya bertanya apa permasalahannya, mas montir mengatakan bahwa throttle valve nya sangat kotor, jadi ga lancar, banyak kotoran masuk ke ruang bakar. What...? bukannya yang lalu baru saja tune up ya? terus mas montir berkata, mungkin tidak semuanya di cek mas, ada yang tidak di bersihkan. Oke kataku,

Setelah itu saatnya ke kasir, dag dig dug berapa nih ya.. setelah dikalkulasi saya agak syok. 80ribu mas.. weleh,, Okee...!!

Biaya yang dikeluarkan :

1. Tune Up : 55.000
2. Injector Cleaning : 25.000

total 80.000, wah beda jauh ya sama bengkel K*nang*. Oke deh mungkin ada plus minusnya, Tetapi over all, pelayanan dan biaya yang di bandrol di benkel yang kedua sungguh sangat manusiawi (IMHO), malahan sekarang tarikan si Blacky jauh lebih enteng dan responsif, mantap deh.

Terima kasih B*ntang Motor, besok kalo saya ganti oli, di tempatmu saja ya.
Salam.